Kabar Gembira, India Mengalami Penurunan Kasus Positif Corona

jurnalnesia.com – India pada awal tahun ini Negara India mendapatkan kabar bahagia. Dan tentunya hal ini diharapkan akan terjadi juga di negara lain termasuk Indonesia. Pasalnya kasus positif dan tingkat korban meninggal akibat virus Corona atau Covid-19 di negara itu  terus menurun.

Pemerintah India telah mencatat tingkat positif Covid-19 mulai menurun sampai 0, 19 persen.

Sedangkan untuk tingkat kematian tercatat sebesar 3,30 persen.

Dilansir dari laman India Express, antara 7 Januari hingga 7 Februari, pemerintah India setempat mendata bahwa sebanyak 7.683 kasus dan 254 orang meninggal. Ini menjadi jumlah kasus Corona yang terendah sejak beberapa bulan belakangan ini.

Salama ini India mencatat kasus kematian rata-rata sebanyak delapan kematian per hari selama satu bulan terakhir. jumlah terendah pada kasus harian Covid- 19, tercatat pada tanggal 27 Januari hanya 96 kasus. Hal ini menjadi jumlah kasus yang terendah sejak pandemi mulai menyerang pada bulan April tahun 2020.

Dalam satu bulan terakhir ini, India telah membuat sebuah perubahan dengan mengurangi jumlah tempat tidur di rumah sakit Covid-19, dan membuat lebih banyak jumlah ruangan guna menampung pasien non virus corona.

Selain itu, institusi pendidikan yang telah ditutup selama wabah Corona ini juga perlahan-lahan mulai dibuka.

SK Sarin sebagai Kepala Institute of Liver and Biliary Sciences (ILBS) mengungkapkan bahwa penurunan jumlah kasus bisa terjadi karena perjalanan alami virus. Penurunan kurva secara alami telah diantisipasi sebelumnya pada bulan November, tetapi karena ada beberapa perayaan tertentu dan perilaku masyarakat menyebabkan angka penurunan kasus positif Corona menjadi tertunda.

Dia juga menambahkan bahwa India butuh waktu selama enam bulan untuk mencapai vaksinasi dan imunisasi yang ditargetkan.

Pada tanggal 16 Januari lalu, India menjalankan program pemberian vaksin secara massal untuk Covid-19. Mereka menyuntik kepada lebih dari 1 juta tenaga kesehatan dan petugas garda terdepan.

Menurut ahli Kesehatan Masyarakat di Sekolah Kedokteran Maulana Azad, Siunila Garg, saat ini pemerintah harus mulai berfokus kepada vaksinasi, tanpa melupakan proses tes, perawatan serta isolasi.

Survei serologis yang diadakan tidak lama ini yang dilakukan oleh pemerintah India mengungkapkan 56 persen dari antara mereka yang disurvei, telah berhasil mengembangkan antibodi untuk melawan virus Covid-19.

Sarin menambahkan, vaksinasi akan memberikan dorongan bagi warga yang sudah memiliki antibodi.

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eleven − 4 =

Back to top button